Anaku Wulan Sari Dewi

Wulan, bulan yang bersinar lembut,  
menyulam malam dengan cahaya yang hangat.  
Sari, inti dari bunga yang mekar,  
harummu abadi, menenangkan jiwa yang lapar.  

Dewi, sang putri dari langit biru,  
membawa pesona yang tak pernah layu.  
Namamu tiga, namun satu makna,  
keindahan, cahaya, dan cinta yang nyata.  

Wulan Sari Dewi, laksana puisi,  
menari di hati, abadi tak terganti.  
Seperti bulan, bunga, dan dewi,  
kau hadir sebagai harmoni sejati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen dalam Dialog: Teka-teki Midas dan Kebenaran yang Tersembunyi

Cerpen : Generasi Emas atau Generasi Chaos?

Selamat Ulang Tahun, Lahir September